Tentang Senapan Pindad SS2 dan PM2

Tentang Senapan Pindad SS2 dan PM2

Sepintas Seputar Senjata Pindad PM2 dan Pindad SS2

Melihat iklan Pindad disebuah majalah, gw jadi pengen nguneg-nguneq soal Senapan Pindad seri SS-2 dan PM-2.

Ibaratnya gw cuma penonton bola, yang tereak-tereak nonton bola, tapi nggak bisa maen bola, boleh dooong kalo gw sumbang pendapat dari kacamata awam yang nggak ngerti senjata ini.

Intinya, gw kurang sreg sama desain senjata buatan Pindad, bukan kurang sreg semua sih, cuma kebetulan kurang sreg sama senapan Pindad SS2 dan PM2 ajah.

Walaupun mungkin gw nggak paham segi finansial, segi teknikal, durability, flexibility, fungsionalnya ataupun segi politisnya tetep aja gw kurang sreg sama bentuknya.

Sungguh sempit memang jika dipandang dari segi bentuk saja, tapi ya, sah-sah saja toh kalau kita menilai dari bentuknya? Gw sendiri juga mungkin baru seneng liat bentuk senjata waktu sering-seringnya pemberitaan konflik Timor-Timur, konflik Afghanistan, invasi Irak, dll.

Disana, mungkin kita sering disuguhi pemandangan senjata seri M-16A2, M4A1, SS-1 (FNC), Steyr AUG, AK-47, dll.

Senapan Serbu SS-2 V4 Pindad

Melihat seri M16 atau M4, mungkin sebagian besar setuju kalau senjata ini bentuknya enak dilihat. SS-1 (FNC) juga gagah dan pantas disandang tentara kita. Steyr AUG terlihat futuristik dan fungsional dan AK-47 terkesan garang menurut gw.

Anehnya, melihat senjata-senjata produksi-produksi terakhir Pindad, kok rasa itu nggak ada ya? Ibaratnya love at a first sight, nggak ada getaran-getaran kekaguman ketika melihatnya.

Mungkin karena produk senjata Pindad tersebut lebih mirip kawin silang ketimbang desain baru kali ya? Jadi rasanya seperti pernah lihat gitu lohhh.. Nggak terlalu greng lagi rasanya.

Gw sendiri nggak mengerti sulitnya men-disain sebuah senjata atau kerumitan dalam proses pembuatannya, cuma kan gw juga pingin dong negara kita tercinta ini juga punya senjata yang dikagumi dunia? dan bukan hanya dikenal karena tertangkap waktu hendak diselundupkan aja dooong..

Wkwkwk..

Menurut gw, kebanggaan atas produk dalam negeri, tentu juga harus dimulai dari produknya. Kalau produknya biasa saja, apa kita harus bangga juga? Apa kalau tidak bangga dibilang tidak nasionalis?

Monggo silahkan dibandingkan dengan desain-desain senapan serbu (assault rifle) terkini pada tulisan disini..

Desain Senjata Pindad SS2 dan Pindad PM2

Seri SS-1, mungkin ndak perlu dibahas. Karena kalau tidak salah ini lisensi dari FNC, yang notabene bukan desain baru.

Kebetulan yang gw liat di iklan tersebut juga adalah seri SS-2 dan PM-2.

CMIIW (Correct Me If I am Wrong) seri SS-2 ini lebih mirip kawin silang antara senjata-senjata seri FNC/Galil, seri M16/M4 dan seri AK.

Sekali lagi, ma’af kalau saya salah, karena ndak pernah lihat aslinya dan cuma lihat gambar saja.

Seperti contoh gambar di sebelah, muzzle brake (flash hider) sepertinya model muzzle brake yang lazim digunakan pada senapan-senapan Rusia. Ujung laras daerah gas tube sepertinya mengadopsi seri AK.

Handguard, yang biasa jadi pegangan depan senapan terlihat seperti persilangan handguard M16-A2 dan FNC. Frame utama sendiri seperti sebangun dengan FNC

Sementara seri PM-2 ini lebih mirip kawin silang antara senjata-senjata seri MP5 (H&K), FNC/Galil dan M16/M4.

Framenya sepertinya banyak mengadopsi MP5K, Colt dan FNC. Telescopic stocknya mirip versi Colt seri M4, atau folding stock mirip FNC. Handguardnya sepertinya mengadopsi milik H&K seri MP5 atau Colt seri Carbine.

Eniwei, ketimbang seri SS-2-nya, seri PM-2 V3 ini cukup “sexy” menurut gw..

Gw jadi kepikiran pingin iseng-iseng nyoba padu padan senjata-senjata yang ada pake photoshop. Kali aja bisa nemuin sesuatu yang mungkin seru. Atau justru iseng pakai program 3D untuk menghayal bentuk senjata baru.

Terus terang, mungkin tulisan ini juga tertuang karena sedang mengingat betapa hebatnya desain sebuah senjata yang mungkin bisa dikatakan tidak ada perubahan berarti sejak ditemukannya.

Bayangkan saja, sebuah pistol atau revolver tetap menggunakan mekanisme yang kurang lebih sama sejak ditemukan hingga saat ini. Mungkin yang berubah lebih ke materialnya ya? arsitekturnya kurang lebih tetap sama.

Sedangkan senjata laras panjang atau senapan mungkin arsitektur bullpup sedikit memberi nuansa baru walaupun (lagi-lagi) masih berbasis arsitektur awal.

Singapore SAR-21

Contek Mencontek dalam Desain Senjata

Tentu saja hal tersebut sah-sah saja contek-mencontek desain senjata dilakukan. Wong dari jaman Perang Dunia II juga contek-contekan senjata sudah ada. Seperti contek-contekan senjata Jerman, Rusia, dll.

Negara tetangga kita, Singapore juga “mencontek” TAVOR, senjata pengganti Galil, Israel yang nama resminya TAR-21 dan lalui dinamai SAR-21 (Singapore Assault Rifle) untuk versi Singaporenya.

Cuman, yang suka mengganggu kepala gw ini kenapa kita nyontek desain yg sudah lamaaaaaa???

Seri AK (Kalashnikov) sudah ada sejak era WW2, M16 sudah dipakai sejak Perang Vietnam, FNC (SS1) sudah didisain sejak 1975-an, atau H&K seri MP5 yang sudah didisain sejak awal 1960-an.

See? Minimal desain tersebut sudah ada 30 tahunan toh??


Beretta ARX-160

Kalau memang harus mengadaptasi desain, kenapa ngikuti yang sudah puluhan tahun? Kenapa tidak mencoba mengadaptasi seri Beretta ARX-160 yang baru diluncurkan 2008-an? atau XM-8, XM-25, XM-29 yang era 1990-2000-an?

Atau kalau memang kita ‘dekat’ dengan fabrikan FN Herstal, bisa juga melirik seri FN SCAR mereka yang sudah mulai di produksi tahun 2007 itu.

FN SCAR
XM-8 Carbine

Selain lebih baru, tentu saja (menurut gw) lebih disesuaikan dengan kondisi peperangan ke depan ketimbang desain lama yang mungkin lebih sesuai pada masa lalu.

Walau mungkin desain senjata baru bisa dibilang belum “combat proven” Tapi mana tahu (mungkin lho ya?) desain senjata-senjata terbaru juga dapat lebih memberikan kebanggaan pada prajurit-prajurit kita.

Itu mengenai senapan serbunya (assault rifle), untuk senapan mesin ringannya ((SMG (Submachine Gun) yang menurut gw senjata-senjata Pindad seri PM2 ini masuk kategori itu, mungkin bisa mengadaptasi seri SMG yang lebih terkini.

H&K MP7

Mungkin dari fabrikan H&K bisa mengadopsi desain MP7 atau dari fabrikan FN bisa mengadopsi seri P90. Malah, bisa juga mencoba mengadaptasi desain-desain yang memang juga masih dalam taraf desain kayak TDI Vector . Atau mungkin malah mencoba yang lebih baru seperti corner shot gun malah???

corner-shot gun
TDI Vector

Tentu saja masih banyak desain senjata lain yang lebih terkini yang mungkin temen-temen lebih tahu. Intinya sih gw cuma pingin senjata produksi kita, juga jadi senjata yang dicatat dalam sejarah.

VB Berapi LP06
Malaysian VB Berapi LP06

Malaysia contohnya; gw sendiri kurang tahu sudah diproduksi atau masih taraf desain. Tapi desain senapan serbu mereka, yang dinamai “VB Berapi LP06diakui tidak mengadopsi bentuk senjata manapun.

Bagaimana kehandalannya, gw juga kurang paham. Disini gw cuma berbicara masalah disain. Soal fungsi dan lain-lain gw ga ada referensi. Dalam hal ini, desain tersebut dianggap baru.

Memang sesuatu yang baru belum tentu lebih baik dari yang telah ada. Tapi dalam konteks desain, tentu saja disain sendiri (atau desain baru) akan lebih “wah” dijadikan produk senjata kebanggaan Indonesia nantinya.

Syukur-syukur kalau dibarengi dengan beragam perhitungan tajam untuk fungsi yang tentu saja gw sebagai orang awam ya nggak tau apa saja itu-itunya.. <g>

Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap desainer-desainer senjata kita, mohon kalau ternyata tidak sengaja sampai membaca tulisan ini, dianggap lalu saja tulisan ini. Soalnya emang cuma uneg-uneg saja, tanpa latar belakang pengetahuan dan lain-lainnya.

Yang benar adalah harapan.. Harapan untuk produk yang lebih baik lagi dari Pindad.

Ayo berkreasi lebih berani lagi..

37 Comments

  1. tidak perlu heran, kenyataannya indonesia memang miskin desain, liat saja dari prototipe alat-alat perang yang masih prototipe semuanya desainnya kurang wah, termasuk yang paling baru pesawat tempur ifx, tapi walaupun begitu kenyataannya banyak orang yang bangga dengan kebodohannya….

  2. Apa salahnya dengan SS2? saya rasa SS2 itu memiliki design yg sangat bagus dan futuristis.. jika dilihat 30 tahun yang lalu hiks hiks..

    Sangat setuju dengan pendapat anda, review seorang awam kadang lebih tajam karena mengandalkan ‘love of first sight’ feeling..

    bentuk jadi2an ini malah mempertegas sebuah design dari negara ketiga bro..

    **No Offense

    1. Gak semudah itu bro gak kyak ngedesain di gambar…
      XM8 juga cuma body nya aja yang futuristik dalemanya G36..
      SS2 Masih Fix Aja tpi emang keterlambatan desain yang desainya kyak buatan thun 60..

  3. yo yo brader, sista, ladis en jentlemen
    seperti yg sudah dikatakan para calon comerad kita (bila ibu pertiwi memanggil ehehehehe) senjata bukan dilihat dari bentuk, boleh lah tambah aksesoris tapi seperlunya dan benar2 mendukung karena perlu diketahui aksesoris berlebihan membuat kesulitan si operator yah sebagai contoh OICW, lalu untuk mendesain senjata ga semudah copas gambar di photoshop, perlu diperhitungkan dimensi, bahan, dan faktor fisik lainnya termasuk perkiraan fisik para penggunanya. jujur saja saya kurang suka sama game online terutama buatan korea dan asia, seakan2 mereka menjadikan senjata sebagai perhiasan untuk bergaya dan meremehkan arti pertempuran

  4. Salam NKRI bro… intinya tiap ada lomba AARM Indonesia paling sering juaranya Bro…apalagi kalo masalah keberanian jangan di tanya Bro…senjata itulah yg kita gunakan…ok mks

  5. Menurut saya senjata ss2 ini bagus… Simpel dan yang penting sesuai fungsinya, kali soal bentuk malah aneh kalo model baru2 itu… Kegedean…. Pasti ya juga berat… Terbukti senjata pindad kemarin juara menembak Asia Pasifik ……… LOl

    1. bkn hanya asia pasifik bro dmna2 kt juara nembak, baru2 ini di australia lawan perwira2 dari us,aussie, dll & yg terakhir di Cina broo 😀

  6. saya azysal,
    saya ingin menanyakan tempat penjualan resmi senjata api yang mempunyai document lengkap. berhubung dengan pekerjaan saya yang selalu jauh dari keluarga, saya ingin membelinya untuk penjagaan dirumah untuk keluarga saya. reply via email azysal@yahoo.com

  7. salam karya n selalu semangat untuk maju terus,

    saran saya akurasi harus tetap dikembangkan, adapun desain/model kan bisa dirombak. atau Pindad juga bikin aksesoris agar ada pilihan model bagi pemakainya tanpa mengurangi akurasi dan efisiensinya.
    salu lagi, sebaiknya pindad juga mulai memproduksi kelengkapan senjata secara mandiri seperti peralatan pengintainya dan lainnya.
    Salam sukses maju terus ABRI dan Kepolisian Indonesia!
    Jangan lupa kurangi KKNnya ya!

  8. saya juga orang yang memiliki pengetahuan yang minim masalah kemiliteran.
    tapi menurut saya senjata itu digunakan tidak dengan cara “dibanggakan”. fungsi utamanya untuk menyerang/bertahan. jadi mungkin masalah tampilan dapat dikesampingkan. walau desain yang digunakan sudah puluhan tahun, asal cocok secara ekonomis dan ergonomis. kenapa tidak?
    dan karena mungkin sifat estetika dalam diri saya ga setinggi saudara Irwan. saya menganggap desain SS2 sudah cukup keren dan garang. haha
    mungkin untuk memenuhi permintaan senjata yang lebih indah/keren. kita harap PINDAD dapat memproduksi senjata yang lebih keren, sesuai permintaan saudara Irwan. ^^

  9. Senjata bukan dari segi model atau tampilan aja yang jadi pertimbangan untuk fungsi tempur dan keamanan, justru dengan model yang jadul, mungkin diluar sana pasukan negara lain yang udah maju teknologinya jadi bingung mau memakainya, mereka biasa dengan teknologi, bahkan untuk akurasi mereka menggunakan teknologi komputer, trus ketemu senjata jadul mreka jadi kaya orang belajar nembak …. tembak kanan nggak kena, tembak kiri nggak kena, sangking keselnya ya nggak uasah nembak aja ….

  10. seperti di kutip tadi keakurantan tembak nya di banding dgn senjata yg lain punya kita lebih baik, bukankah kita pernah dengar satu batu dapet dua burung ato satu peluru untuk dua nyawa musuh.

  11. memang rasa nya kurang di desain nya. desain juga penting,biar skali orang liat langsung sadar ohh itu made in indonsia. contoh kalo ada senpi yang mirip AK pasti mkir nya senpi rusia…wkekeke

  12. sebenarnya senjata ss2 merupangan pengembangan dari senjata ss1 jadi bukan lisensi, ss2 mampu membuktikan keakuratannya terutama ss2 v4 yang digunakan dalam pertandingan menembak AARM yang diselenggarakan antar negara asean plus australi, inggris dan selendia baru, dan ss2 mampu menunnjukan taring sebagai senjata akurat, bukan berarti ss2 kacangan lhoo…tapi justru jempolan di akurasi tembak dibanding dengan styer aug(australia), hk416 (malaysia), m16A2/A4(Thailand), SA 80A2(inggris) dari jarak 600m

  13. sejata mnrt saya yang penting dilihat dari fungsi efisiensi dan efektifitasnya.mengacu paa sejata senjata jmn dahulu yang sangat canggih seperti keris dan tombak ampu yg diacungkan bisa bekerja sesui keinginan pemegangnya.nah desain senjata modern yg bisa berfungsi seperti itu mkn lebih tepat dipake prajurit kita.itu pr buat teknisi pindad saya rasa….matur nuwun …

  14. Mantab sekali ulasan nya, aku malah berharap PT. PAL & PT. DI bida memproduksi Persenjataan sendiri seperti Pindad Meski memakai ” Design Tua ” asal kan kemampuan tempur nya tdk kalah dgn Senjata2 dari negara Produsen seperti Inggris, Rusia, Prancis, Belanda, ya setidak nya ada punya kerjasama dgn Rusia utk pembuatan Prototipe Pesawat Tempur & Kapal Perang.

  15. PT. Pindad juga bikin versi bullpup, tapi aq kurang ngerti nama seri-nya apa, aq rasa agak mubadzir ikutan model bullpup krna letak magazen & trigger mekanisnya dibawah popor & dekat kuping, bikin budeg trs agak repot me-reload magazennya. Menurut aq yg terpenting adalah skill person & kesejahteraan prajurit. Contoh brigade Gurkha ditakuti karena Pisau kukri-nya, meski Inggris ngasih senjata yg bagus2. Salam kenal buat mas-nya . . . .

  16. Setahu aku SS2 bukan produk lisensi, tapi desain sendiri oleh Pindad berdasarkan desain senjata2 yang ada plus riset sendiri. Banyak senjata didunia ini sebenarnya hasil contekan dari senjata yang telah ada seperti Galil, yang merupakan contekan dari AK 47. Soal senjata VB Berapi LP06 kalo dari segi fashion menurut aku juelek banget, masih jauh bagusan SS2 Pindad

  17. Desain pindad bukan kurang style, tapi mereka juga mempertimbangkan hak cipta dari pihak lain, oleh karenanya mereka berhati-hati dalam desain tampilan, buktinya SS1 & 2 mengadopsi gabungan beberapa model senjata pihak luar pada bagian-bagiannya, dan buktinya lagi SS4 ———————-> coming soon, yakin dech desainnya bagus tidak mengecewakan dan terpenting segi finansial, segi teknikal, durability, flexibility, fungsionalnya sangat matang.

  18. Gw setuju….ko senjata2 buatan kita jadul2 bgt…..mereka mauny bikin doang,g tau selera yg pake….coba join m anak2 UI,UGM..dll bisa kan lomba desain,biar lebih keren dr yg punya bule2…..geto,jangan2 yang bikiny juga dah tua2 veteran taon 45………

  19. ulasan n komen ok juga, kalo gw punya komen, yang terpenting kok lebih kepada fungsi utama, simple dipakai manuver personil dan ketahanan di segala medan. jadi personil gak ribet bermanuver karena desain

  20. Klo untuk Senjata Api buatan PT. Pindad mungkin Kita hanya bisa Melihat & Berkomentar aja karena untuk memilikinya butuh Ijin yg Harganya bisa 4 x lipatnya harga Senjata belum termasuk Amunisi & “Tetekbengeknya”.
    Ada Harapan dari Warga Indonesia klo bisa PT.Pindad bisa bikin Senapan Angin yg sangat PowerFull & punya desain seperti Senapan Serbu / SMG, nggak usah bikin yg Model Pistol karena Rawan disalahgunakan. Smoga Pak Joey (mungkin dari PT.Pindad) membaca tulisan & Ide Saya yg mungkin bisa dipikirkan.
    Jadi Orang Kecil seperti Saya bisa memiliki Senjata di Rumah dg Fungsi Utama untuk Membela Diri dari Kejahatan di Rumah. Klo memang diharuskan memiliki “Ijin” agar mudah diPantau Penggunaanya malah lebih Bagus (Agar tidak Disalahgunakan), Ijin Senapan Angin kan nggak mahal .
    Peluang Bisnis Senapan Angin juga tidak buruk, bisa dipikirkan & diCoba ..??

  21. Klo ga slh, SS2 dan PM2 itu produk lisensi dr pabrik Belgia.. FN mkn.. sepertinya PINDAD ga punya wewenang utk ngubah desain/layout dasar.. ada jg sih buatan FN yg desainnya sip.. smcm FN SCAR 17S..

    http://en.wikipedia.org/wiki/FN_SCAR

    Tp ya itu, yg bisa beli ya cmn negara2 kaya.. nah, desain yg udah ‘katrok’ kan kemungkinan besar harga lisensinya murah tuh.. ya bisa ditebak..

  22. Selamat sore pak Irwan, kalo referensi teknis untuk komparasi teknis senjata mungkin bisa didalami ke awak PINDAD, saya yakin kalo kepentingannya memenuhi syarat pasti info bisa dibuka.
    Nah, untuk mudahnya bisa cari di internet aja, cari site atau Blog yg membahas ttg AARM atau AASAM.
    okeh selamat berburu Pak, Salam Hormat.

  23. Terima kasih untuk masukan berharganya, Pak Joey.. 🙂

    Tebakannya tepat banget, karena tulisan ini layaknya ulasan fashionista yang menonton di pinggir panggung melihat ‘penampakan’ senjata-senjata di catwalk persenapan dunia..

    Ada referensi soal kehandalannya mungkin Pak?
    Saya jadi pingin baca-baca juga..

  24. Pak Irwan..mhn maaf sepertinya anda penggemar “fashion” yah??
    btw saya tertarik dengan bahasan anda. kalo bahasa saya yang lebih sesuai untuk prajurit adalah masalah ergonomika. Hubungan antara manusia dan perlengkapannya…dari situ mungkin kita bisa kembangkan senjata yg benar2 “suitable” dgn segala aspek manusia dan operasi-operasi TNI. memang pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa alat kita perlu untuk tetap berkembang.
    Namun jangan khawatir keterandalan senjata kita sudah teruji di event2 regional seperti ASAAM, BISAM, dan AARM. bahkan mengalahkan M16 series atau buatan malaysia dan singapur. Satu lagi banyak faktor yang menentukan senjata handal selain senjata itu sendiri. yang paling utama MANUSIAnya, yang lainnya adalah validitas dan reliabilitas munisi.
    Menanggapi tanggapan pak Faikar sepertinya masukan anda kurang lengkap atau pada sumbernya. Karena saya tau dasar pertimbangan/variabel pembuatan/desain senjata kita LEBIH KAYA dari itu.
    Oke..akhirnya salam hormat dan stay positive.

  25. Salam kenal juga Mas Faikar..

    Terima kasih sudah mampir disini.
    Terima kasih juga masukan informasinya soal ‘denger’ kiri-kanannya..

  26. salam kenal mas, isi blognya mantap *ketahuan doyan military ha ha*

    saya pernah ngobrol sama pegawai pindad, utamanya tentang bentuk SS2 yang…yah, sama sama tau yah 🙂 katanya bentuknya jadi begitu karena sebagai produsen pindad harus dengar masukan dari kiri dan kanan, salah satunya ya bentuknya dimirip-miripin dengan seri AK. hmmm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.