9 Comments

  1. aku meneteskan air mata melihat sampul2 buku itu. Teringat sekian puluh tahun lalu ketika semua terasa serba indah dan innocent. Give me the ’80’s back. No modem, no Ipod, no internet, no google……

  2. waduh bener bener terkenang masa lalu,masa yang indah dan penuh gelak dan tawa,memang tidak terasa waktu iu sudah lewat puluhan tahun yang lalu,mas coba kalau ada isi dalamnya bukan covernay,mungkin lebih bisa di hayati lagi,kemarin sya juga baru beli buku bahasa indoneis jilid 2a,bener bener menemukan mutiara yang hilang,buku itu saya simpan dengan rapi

  3. @eko: Betul Mas.. biar bagaimanapun buku-buku ini mengantar kita untuk menjadi kita saat ini..
    @firman: Monggo Mas Firman, terima kasih untuk creditnya juga..

  4. sedih, terharu melihatnya…. ,buku2 itu kembali muncul dalam memori yang terpendam puluhan tahun, ketika itu berusaha mengumpulkan uang untuk membeli buku itu…. ,kini entah kemana buku itu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.