Tips Tips Cara Memilih Mobil Bekas

Bila Anda sudah memilih mobil bekas atau sudah menentukan sejumlah tipe/model dan merek, analisa kelebihan dan kekurangannya. Anda bisa mendapatkan informasi dari teman yang pernah menggunakan mobil yang diincar. Bisa juga dari situs-situs otomotif dan klub-klub otomotif yang ada.

A BMW automobile dealership is seen in Boulder

Cari informasi sebanyak-banyaknya dari masing-masing merek itu termasuk resale value, performa, layanan perbaikan dan harga/ketersediaan komponennya. Dari sana Anda bisa menentukan memilih mobil bekas mana yang benar-benar sesuai dengan keinginan dan performa-nya.

SPONSOR





memilih mobil bekas

Berikut tips-tips memilih mobil bekas

  1. Sebesar apapun keinginan, kepala harus tetap dingin dalam memilih mobil bekas. Tinggalkan penjual bila harga yang ditawarkan terlalu tinggi, meskipun mobil impian Anda sudah menunggu. Kemampuan negoisasi Anda akan terasah dengan berjalannya waktu.
  2. Pastikan Anda tahu harga pasaran mobil bekas yang diincar, dan mulailah menawar dibawah harga itu. Lebih mudah menaikkan tawaran Anda daripada menurunkannya. Informasi harga mobil bekas juga bisa didapat dari situs-situs otomotif.
  3. Ketika mengumpulkan data harga-harga saat memilih mobil bekas, jangan serta merta mempercayai hasil data tersebut. Ingat, semua penjual pasti mengharapkan keuntungan. Jadi, rata-rata hargapun sudah merupakan harga yang dinaikkan atau belum tentu merupakan harga pasar mobil bekas.
  4. Harus di ingat, dalam memilih mobil bekas bisa juga berarti membeli problem orang lain. Pastikan Anda mengetahui sejarah mobil ini termasuk perawatannya. Hal ini bisa diketahui dari kartu perawatan mobil. Gali informasi sedetail mungkin termasuk apakah pernah terendam banjir, kecelakaan, turun mesin dll. Sebelum memutuskan untuk membelinya, mintalah mekanik ahli untuk memeriksanya.
  5. Periksa latar belakang mobil tersebut. Hal ini tidak akan memberikan jaminan bahwa mobil tersebut OK untuk dibeli, namun bisa saja Anda mendapatkan informasi penting semisalnya; ternyata mobil tersebut sudah pernah mengalami tabrakan yang parah atau odometernya sudah pernah dirubah, dll.
  6. Minta tolong rekan Anda yang lebih pandai dalam hal membeli mobil untuk membantu Anda memilih mobil bekas.
  7. Jangan pernah membeli mobil bekas tabrakan yang parah, terutama yang terkena tabrakan frontal. Akan ada banyak masalah yang timbul belakangan akibat dari tabrakan parah tersebut.
  8. Jangan langsung membeli mobil bekas saat Anda pertama kali melihatnya, bersabarlah. Coba dulu mobil tersebut, biasanya masalah akan terdeteksi jika mobil dicoba di jalan terlebih dahulu.
  9. Jangan percaya langsung jika pemilik berkata bahwa mobil ini tangan pertama dan hanya dipakai di jalan tol saja. Kemungkinannya adalah mobil tersebut adalah bekas dari perushaan rental.
  10. Jangan membeli mobil tersebut jika Anda masih merasa bimbang. Kalau menurut Anda mesinnya agak berisik, transmisinya kurang halus, agak berkarat, dan sebagainya. Lebih baik Anda mencari mobil bekas lainnya.
  11. Jangan beli mobil yang mana Anda harus melakukan "sedikit" perbaikan, karena kenyataannya Anda harus melakukan perbaikan sana-sini tanpa henti-hentinya.
  12. Jangan membeli mobil yang bekas terkena banjir. Air dapat menyebakan mobil tersebut berkarat, kerusakan perangkat elektronik, kerusakan pada transmisi, dan sebagainya.
  13. Jangan terlalu skeptis dan kasar terhadap penjual mobil tersebut. Walaupun kita kurang percaya kepada penjual mobil, namun banyak juga penjual mobil yang benar-benar jujur.
  14. Tetaplah berpendirian, namun jangan kasar, bersikaplah baik kepada mereka dan mereka pasti siap membantu Anda.
  15. Test drive itu penting. Usahakan Anda mendapat kesempatan melakukan test drive sejauh mungkin dengan aneka variasi jalan. Bisa juga mencoba ke daerah dimana mobil itu akan sering digunakan.
  16. Buka tutup mesin dan perhatikan apakah ada pipa yang bocor, belt yang aus, oli yang berceceran. Duduklah di kursi pengemudi, dan periksa apakah seluruh indikator bekerja baik, demikian pula lampu indikator. Periksa juga tanda-tanda kerusakan karena air (lihat tip cegah bencana susulan). Periksa sistem safety, mulai dari seat belt, head restrain, struktur atap, child seat anchor. Demikian pula jarak pandang dan daya pancar lampu utama. Hal itu bisa dilakukan saat test drive. Cobalah untuk mengendarai mobil pada kecepatan 60 – 80 km/jam dan rasakan apakah pergantian gigi bisa lembut, kemudi selalu lurus, ketika direm tetap stabil, dan ketika menikung juga smooth.
  17. Hati-hati dengan pemalsuan odometer. Hal ini sering dilakukan penjual nakal yang ingin meningkatkan value mobil yang dijualnya. Jadi jangan tertipu dengan angka-angka yang tertera di odometer. Pastikan hal ini saat memilih mobil bekas, karena sebagian besar dari kita sering merasa senang dengan odometer rendah.
  18. Sekarang tiba waktunya untuk menyiapkan pembayaran mobil baru Anda. Bila memilih melakukan kredit, yang paling aman adalah menentukan dulu berapa besar kemampuan keuangan untuk membayar angsuran bulanan. Cara yang gampang, angsuran tidak boleh lebih dari 20% penghasilan per bulan setelah dipotong pengeluaran. Perhitungkan juga biaya perawatan, pajak, asuransi dan operasional.
  19. Bayarlah uang muka setidaknya 10% dari harga mobil. Kurang dari itu, penyedia kredit akan meragukan kemampuan finansial Anda. Jadi kalau Anda punya uang cash, lebih baik pakai untuk uang muka. Langkah ini juga akan mengurangi beban utang pokok yang berkaitan dengan angsuran bulanan.

Selamat memilih mobil bekas Anda