barret-468

Tahun lalu diperkenalkan senapan serbu baru dari pabrik Barrett yang telah dikenal dengan produksi senapan runduk (sniper rifle) anti-material caliber .50 (12,7mm).

Kali ini senapan serbu (assault rifle) dengan kode militer M468 atau kode komersial Barret REC7 menggunakan caliber 6,8x43mm

SPONSOR





Mengapa senapan serbu Barret M-468 menggunakan caliber 6,8x43mm? Beberapa pertimbangan diambil berdasarkan penelitian lapangan pada unit-unit pasukan darat, terutama di Amerika Serikat.

Pertimbangannya antara lain;

ImageAmunisi caliber 7,62x51mm NATO dianggap sebagai terlalu besar tenaganya (overpower) sementara caliber 5,56x45mm dianggap kurang besar tenaganya (underpower).

Salah satu hasil penelitian atas penggunaan senapan serbu M-4/M-4A1 didalam komunitas pasukan khusus AS, saat menggunakan amunisi 4 grain SS-109 (M855), M-4 menembakkan amunisi dengan kecepatan laras hanya 731 meter/detik dengan jarak tembak mematikan yang efektif sekitar 100 meter.

Sementara amunisi yang sama bila ditembakkan dari senapan serbu M-16A2, kecepatan larasnya akan berada dibawah 731 meter/detik dengan jarak mematikan yang efektif sekitar 200 meter.

Penilaian ini diambil dari beberapa sample di medan operasi Iraq dan Afganistan.

Upaya yang ditempuh untuk meningkatkan efektivitas amunisi caliber 5,56x45mm antara lain dengan memesan amunisi jenis baru, diantaranya amunisi jenis 5 grain Sierra Match King Mark 262, Mod 0 dan Mod 1 yang dibuat oleh Black Hills Ammunitions special untuk militer AS. Namun beberapa kalangan Pasukan Khusus masih meragukan efektivitas amunisi caliber 5,56mm tersebut.

(images: armidaguera)

Atas dasar mencari solusi yang terbaik atas berbagai laporan mengenai berbagai masalah pada amunisi jenis SS-109 kaliber 5,56mm, sejak tahun 2002 pihak Barrett berupaya keras untuk dapat memberikan jalan keluarnya. Berbagai percobaan dilakukan sampai akhirnya menjatuhkan pilihan pada caliber 6,8mm.

Amunisi caliber 6,8x43mm SPC (Special Purpose Cartridge) ini dikembangkan oleh pihak Remington bekerjasama dengan Grup Pasukan Khusus serta Unit Penembak Tepat AD-AS di pangkalan Fort Benning, Georgia, AS. Sementara unit senjata (carbine upper receiver) dikembangkan oleh pihak Barrett Firearms.

Amunisi caliber 6,8x43mm SPC dalam paparan yang diberikan oleh para pengembang ternyata memberikan beberapa kelebihan diantaranya; accuracy, lethality dan reliability.

Pihak Remington mengembangkan amunisi 6,8x43mm atau 6.8mm SPC berdasarkan pada amunisi Remington 0,30. Tampilan amunisi 6.8mm SPC ini hamper identik dengan amunisi Inggris 0.280.

(images: gunblast)

Barrett sebagai produsen yang terkenal dengan produk senapan runduknya akhirnya dipercaya untuk membuat unit senjata yang dalam program ini disebut dengan istilah upper receiver, yaitu koposisi laras berikut kemasannya sehingga untuk body senapan dapat diuji cobakan kepada senapan serbu yang ada.

Pada pembukungkus laras dilengkapi dengan rail yang disebut sebagai SIR (Selective Integrated Rail) untuk pemasangan alat bidik optic dan perlengkapan lainnya. Ujung laras juga dibuat untuk dapat dipasangi alat peredam suara (suppressor).

Dalam pengujian dilapangan yang menggunakan badan senapan carabine type M-4, M468 ini sangat memuaskan untuk pertempuran jarak dekat (close-quarter battle/CQB). Walaupun larasnya pendek (305mm), kecepatan laras yang dihasilkan sekitar 731 meter/ detik dengan kekuatan tenaga 1.996 joule, lebih besar dibandingkan senapan serbu caliber 7,62x39mm yang memiliki muzzle energy sekitar 1.975 joule standar panjang laras 406mm dan kecepatan laras nominal 792 meter/detik.

Pengujian penembakan dengan jarak tembak 100 meter dengan sasaran plat baja gelatin 10 persen, hasil penetrasi rata-rata dari 45 butir peluru yang ditembakan adalah 399mm.

Tampilan dan Kelengkapan M468:

  • Dual spring extractor system
  • Muzzle brake
  • Folding front sight and gas block, and folding rear sight
  • Magasen isi 5, 10 atau 28 butir peluru
  • Two-stage trigger
  • Panjang senapan keseluruhan 889 mm
  • Berat kosong (tanpa magasen) 3,9 kg

Kapankah senapan serbu baru ini akan digunakan oleh jajaran militer Amerika Serikat, sampai saat ini masih belum diketahui. Namun senapan serbu baru ini tidak saja diperuntukan bagi pasukan tempur/militer saja, tetapi juga untuk pihak penegak hukum lainnya.