Berbeda dari peringatan "Iran's Sacred Week of Defence" atau perayaan 8 tahun perlawanan terhadap invasi yang dilakukan oleh Irak terhadap Iran pada medio 80-an yang biasanya diselenggarakan secara besar-besaran, minggu lalu, peringatan tersebut diadakan dengan cara sederhana tapi juga unik!

Jika biasanya parade militer dilakukan di darat, kali ini parade militer dilakukan di laut. Uniknya lagi, yang berparade bukan lagi kapal perang besar dan menyeramkan, tetapi tiga skadron perahu terbang siluman (stealth flying boats) berkecepatan tinggi yang dinamakan Bavar 2.


Cari apa saja di AliExpress.Com

Bavar 2 sendiri mungkin bisa dikategorikan sebagai kapal patroli cepat yang mampu menyandang persenjataan standar seperti senapan mesin, perlengkapan kamera pengintai, atau bahkan peluru kendali.

Walaupun informasi mengenai Bavar 2 ini masih terbatas, diperkirakan kapal laut terbang (flying boats) memiliki kemampuan siluman atau "stealth" karena ketinggian terbangnya yang sangat rendah, hanya sedikit diatas batas air.

Para pengamat mengatakan kapal-kapal terbang tersebut mampu terbang sangat cepat. Pengamat lain menanggapi dengan sinis kalau kapal-kapal terbang tersebut cocok untuk angkatan laut Iran yang dianggapnya dapat memperoleh 'mainan' baru untuk "bermain-main" di Teluk Persia.

Walaupun menurut analisa militer kapal terbang ini ideal untuk penyerangan cepat terhadap kapal-kapal besar, tetapi sebagian yang lain menganggap Bavar 2 ini tidak memiliki kemampuan untuk menyerang.

Lalu untuk apa membuang uang untuk Bavar 2?

Brigjen Ahmad Vahidi, Mentri Pertahanan Iran menjawab pada press: "Islamic Republic of Iran is one of the few countries which managed to design, build and use flying boats in a short time."

Dimana dalam hal itu, Dia benar.