Ceritanya gw kepincut membaca berita tentang hibah pesawat angkut serba guna C-130H Hercules dari Royal Australian Air Force (RAAF) ke TNI-AU beberapa waktu lalu. Hunting kesana kemari cari beritanya dan lihat foto-fotonya gw makin kepincut lihat kamuflase pesawatnya yang berwarna abu-abu gelap tersebut. Selain agak berbeda dengan Hercules lain yang telah dimiliki TNI-AU, Seri C-130 H ini termasuk yang belum dimiliki TNI-AU.

c-130h-tni-au

Penasaran pengen punya replikanya, gw cari model kit -nya dan akhirnya ketemu juga seri yang gw cari yakni model kit lansiran Academy bertitel C-130E/H ROKAF/USAF yang katanya merupakan rebox dari model kit C-130H lansiran Italeri juga.


Cari apa saja di AliExpress.Com

Setelah ketemu seri model kit yang gw cari, tugas berikutnya adalah mencari siapa yg menjualnya. Xixixi.. Karena gw pengen cepet dapetnya, gw ga coba pesen dari Hong Kong atau Jepang tapi langsung cari di temen-temen yang bisa menjual model kit di Facebook.

Model Kit Academy C-130E/H ROKAF/USAF

academy-c130e

Beruntung ga perlu waktu lama, kit Academy Hercules C-130E/H ROKAF/USAF bisa gw dapet setelah nanya kesana kemari. Kit-nya sendiri termasuk jenis kesukaan gw. Detail cukup, tapi partsnya ga terlalu banyak. Gw suka model kit begini karena model kit jaman sekarang menurut gw lebih banyak pada proses finishing ketimbang proses merakitnya. Jadi, makin sedikit parts-nya, makin cepet gw bisa ngebangunnya. Makin cepet bisa ngebangunnya, makin banyak waktu untuk finishingnya. Xixixi..

Ya itu gw sih.. orang bisa beda-beda. Tapi kalo boleh ngeles, kalo udah bekerja dan berkeluarga gini biasanya waktu untuk merakit model kit juga makin berkurang. Supaya hobi egois ini tetap berlangsung, jadi ya gw milih model gini.. Wakakaka..

Merakit Model Kit C-130H TNI-AU

Model Kit C-130 Hercules TNI-AU

Model Kit C-130H Hercules TNI-AU

 

Seperti dibahas sebelumnya, model kit ini cukup simple. Nggak sampai semaleman gw udah selesai merakitnya. Fittingnya juga cukup bagus. Gw nyaris tidak menggunakan dempul untuk nambal-nambal kekurangan KECUALI penggunaan dempul (putty) untuk merapihkan atau menghaluskan batasan-batasan tempelan antar parts saja.

Hal lain yang perlu ditambahkan adalah gw perlu bikin 'parts' tambahan yang kebetulan nggak ada dalam model kit aslinya, tetapi dilihat dari foto referensi terlihat kalau ada parts tersebut. Entah apa namanya, tapi kalau diperhatikan pada foto ini ada sedikit tonjolan (seperti kotak) di badan bagian depan daerah tengah dan seperti ada sirip di daerah roda depan pesawat angkut Hercules ini.

Menggunakan Tamiya Epoxy Putty dan Tamiya Pla Plate parts tambahan tersebut dapat dibuat dan ditempelkan agar mirip aslinya.

Pengecatan model kit C-130H TNI-AU inipun termasuk simple, karena dapat dikatakan menggunakan dua warna utama saja. Warna badan pesawat angkut yang abu-abu tua dan bagian bawah pesawat yang biru kemudaan.

RAAF-C-130H-Hercules

Karena sulit menentukan warna aslinya (selain karena gw sendiri belum pernah lihat warna pesawat C-130H aslinya) dan sulitnya menentukan warna berdasarkan foto saja akhirnya warna yang dipilih gw sesuaikan dengan standard pesawat Hercules milik RAAF, yakni menggunakan warna abu-abu dengan kode warna FS36118 (buat yg blm ngeh, FS adalah kepanjangan dari Federal Standard) yang artinya kalo ngikutin standard itu, apapun merk cat yg ente pilih, as long as sesuai standar FS tersebut ya jadinya nggak akan beda lahhh..

Untuk bagian bawahnya, gw ngira-ngira aja. Warna yang gw pilih menggunakan warna Air Superiority Blue. Untuk baling-baling menggunakan warna Silver dan Matte Black.

Setelah pesawat jadi, masalah berikutnya adalah decaaaaaal...
Karena aslinya model kit Academy C-130E/H ROKAF/USAF ini hanya menyediakan decal untuk Hercules Korea dan Amrik saja, otomatis terpaksa gw harus bikin decal sendiri.

Berbekal program aplikasi sederhana untuk bikin decal (untung lambang TNI-AU cukup sederhana karena dapat dikatakan hanya berupa lambang segi lima yang mudah dibuat) gw buat deh decalnya lambang Pentagon TNI AU dengan warna merah putih dan tulisan-tulisan lain seperti nomor pesawat, dll.

Karena memang dasarnya gw bukan graphic designer, alhasil proses pembuatan decal juga berdasarkan kira-kira. Artinya gw bikin sembarang, di print, coba dicocok-cocokan ukurannya, pas dirasa tepat baru di print di kertas decal. Wakakaka..

Finishing Model Kit Hercules C-130H Angkatan Udara Republik Indonesia skala 1/72

Sedikit informasi soal tehnik pengecatan maupun finishing yg digunakan dalam pembuatan model ini dapat dikatakan tehnik-tehnik dasar seperti:

  1. Tehnik Pre-Shading, atau memberikan efek bayang pada garis-garis panel sebelum pesawat di-cat.
  2. Tehnik Masking, untuk mengecat bagian-bagian yang berwarna beda seperti bagian bawah pesawat atau pada baling-balik.
  3. Tehnik Oil Washing, atau memberikan efek detil pada ceruk atau lekukan garis panel.
  4. Tehnik Dry Brush, atau memberikan efek detil lain pada area sudut/siku atau justru area yang lebih luas, seperti warna-warna kusam kehitaman/keabuan pada model pesawat dicapai menggunakan tehnik ini.

Akhirnya, setelah oprek-oprek pesawat angkut Hercules C-130H TNI-AU dengan skala 1:72 ini berhasil diselesaikan..
Bagus enggak tergantung selera masing-masing.

Yang jelas gw sih puasssssss... 🙂

C-130H Hercules TNI-AUC130H TNI-AUHercules IndonesiaHercules TNI-AUModelkit C130 Hercules