Sebulan lalu, karena penasaran dengan pembuatan resin dan segala pernak-perniknya, saya coba mereplika diecast F-16 TNI AU kepada pengrajin resin.

Tentu saja material yang digunakan untuk pesawat replika F-16 TNI-AU ini bukan dari material logam,  mengingat ongkos pembuatannya yang mahal untuk kategori special order, atau justru mahal sekali jika jadi produksi massal. 🙂

F16-TNI-AU


Cari apa saja di AliExpress.Com

Keinginan memiliki replika pesawat F-16 TNI-AU ini muncul karena sebelumnya saya memiliki diecast pesawat tempur F-16 TNI-AU yang di packingnya sih tertulis F-16 Elang Biru TNI-AU. Diecast tersebut, membuat saya ingin memiliki versi F-16 TNI-AU dengan kamuflase yang lain.

Setelah ditunggu-tunggu berminggu-minggu, akhirnya pesawat replika F-16 TNI-AU yang terbuat dari resin tersebut jadi juga.

Tipikal kebanyakan home industry yang seringkali lebih banyak janji-janji dimuka. Dari dua jenis pesawat yang dipesanpun hasil yang datang berbeda dengan pembicaraan awal maupun janji-janji sang perajin.

Pada awalnya, saya memesan replika pesawat F-16 TNI-AU ini berikut Fokker F-27 TNI-AU pada skala 1:72. Sang pengrajin sangat meyakinkan saya bahwa mereka mampu membuatnya dalam waktu satu minggu.

Yang terjadi justru setelah beberapa minggu, produk yang dihasilkan adalah F-16 dengan skala yang kurang lebih sebesar mainan F-16 skala 1/48 dan Hercules dengan ukuran kurang lebih sebesar skala 1:72

Walaupun berbeda dari pesanan (pesannya skala 1:72, jadinya skala 1:48), replika F-16 TNI-AU yang masih menggunakan kamuflase awal (Blue Spot Scheme) ini cukup memuaskan hati.

Buatannya cukup halus, warna catnya juga baik. Walau ada beberapa bagian kurang diamplas dengan baik, overal saya cukup puas dengan hasil duplikasinya.

Body pesawat cukup baik dan mulus, garis body ada beberapa untuk pemantas (tentu akan sulit rasanya untuk membuat detil garis panel atau detil kecil lainnya di kelas home industry ya?).

Replika F-16 ini berskala 1:48, menggunakan kamuflase awal F-16 TNI-AU, terbuat dari bahan resin dengan decal untuk markingnya.

Bagaimana menurut rekan-rekan?