ImageHari Jum'at lalu, nggak sengaja gue liat iklan alat pembuat kartu plastik plus harganya! Nah!! ini dia nih.. pucuk di cinta ulam tiba. Baru gue penasaran gimana bikin kartu, ketemu pula alatnya.

Iklannya dimuat di kolom iklan baris Kompas, ID Card Printing judulnya. Seukuran 4 kolom iklan barislah. Lumayan keliatan.

Buru-buru gue liat websitenya. Ternyata, dari 3 pengiklan ID Card Printing dengan website, hanya 2 yang benar-benar memiliki situs internet (saat tulisan ini dibuat, 6 Juni 2006).


Cari apa saja di AliExpress.Com


idcardprinter

Dimageez memusingkan dengan segala animasinya (gile, semua produk dia dibikin animated!!), sedangkan Tulip Digital cukup mudah diliat.

Besoknya gue coba telpon untuk komparasi harga. Dari perbandingan iklan dan situs internet sih Tulip Digital selisih harga lebih mahal Rp. 75.000,- tapi menjanjikan bonus lebih banyak material seperti; 500 plastic ID, 300 name card paper, 100 name tag. Dimageez menjanjikan material 300 plastick ID.

Yah! Melayu gue kumat. Gue putusin ambil dari Tulip Digital.

Ternyata pelayanan Tulip Digital jauh dari menyenangkan. Waktu di telpon, sang penerima (wanita) lebih sering bicara Bapak kesini saja, ketimbang menjawab pertanyaan gue. Akhirnya, karena penasaran, gue suruh supir gue ambil barangnya. Di daerah Mampang atau Warung Buncit situ, Tulip Digital berada.

Barangnya sih so far so good. Sama dengan yang gue lihat (kemudian hari) di Spectra Digital atau Dimageez. Yang gue nggak lupa, gimana sang pegawai (wanita) nelpon gue untuk bilang gue nggak dapet 100 name tag seperti dijanjikan. Gue bilang, loh, kok begitu? tadi sebelum supir gue suruh kesana gue telpon dia bilang iya-iya aja kalau gue dapet itu semua (seperti yang diiklankannya).

Lagi-lagi dia ngomong minta pengertiannya (dengan nada tinggi) kalo gue nggak dapet name tag, karena dia bilang selama persediaan masih ada saja.

Walah!! Gue nggak peduli soal name tag-nya sih. Gue masih bisa beli sendiri. Masalahnya dia mengatas namakan selama persediaan masih ada itu yang gue keberatan. Karena itu tidak tertulis di iklannya.

Kalo sudah begini siapa yang rugi? konsumen seperti kita-kita ini toh?

ImageMinggu berikutnya, gue lupa kapan tepatnya. Gue penasaran sama mesin All-In-One yang bisa cetak mug, jam, piring, kaos, dll. Kali ini, gue penasaran sama Spectra Digital.

Berdasarkan pembicaraan telpon, dan pertimbangan harga yang cukup miring (6,5jt untuk mesin All-in-One), gue beli aja dari sana. Sayangnya gue pribadi nggak kesana sendiri, tapi staf kantor yang kesana.

Dari cerita staff kantor maupun pembicaraan telpon gue, penerimaan mereka baik, lebih pro ketimbang Tulip. Pelayanan dan pengetahuannya juga memuaskan. Yang kemudian menjadi komplen gue justru karena kualitas barangnya kurang memuaskan. Looks-nya sih lumayan baik, sayang gue pake seminggu mencetak beragam mug dan kaos, lapisan pemanasnya lepas dari besinya. *keluh*

Terakhir (Senin 3 Juli 2006) Gue datengin Dimageez di daerah Gunung Sahari. Yang ini memang beda. Semua lebih profesional dan memuaskan. Pelayanannya ramah, pengetahuan produknya baik sekali, dan yang terpenting, barangnya terlihat lebih baik (looks-nya) dan lebih rapi karena (katanya) walaupun produk Taiwan, tapi desainnya USA.

Gue sendiri puas atas jawaban mereka atas pertanyaan-pertanyaan gue, atau penjelasan dan layanannya. Kalau Anda berniat untuk bisnis, gue pribadi menyarankan mengunjungi Dimageez. Gue sendiri belum pernah gue beli atau coba. Selain karena keburu beli mesin dari Spectra Digital, gue belum berniat ngebisnisin. Kecuali Anda mau beli mesin gue, mungkin gue baru beli mesin Dimageez.

Geto.