Entah kenapa, dalam dua dekade terakhir ini, Malaysia kerap 'mencari gara-gara' dengan melakukan beragam provokasi dengan Republik Indonesia.

Walaupun sepertinya Indonesia dan Malaysia bersahabat dalam berbagai hal seperti musik atau film (artis Indonesia banyak yang dikenal disana, seperti juga artis Malaysia disini), atau seperti Bunga Citra Lestari yang juga menikah dengan artis Malaysia. Ajang pendidikan, atau bahkan latihan militer bersama (seperti Latgab Malindo) tapi kok seperti api dalam sekam ya?


Cari apa saja di AliExpress.Com

malaysiaairforce

(images: Jakarta Press)

Salah satu bentuk provokasi Malaysia adalah pelanggaran wilayah yang kerap dilakukan oleh Angkatan Udara Malaysia (Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM)) atau sering disebut Royal Malaysian Air Force (RMAF) maupun Angkatan Laut Malaysia (Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM)) atau sering disebut Royal Malaysian Navy.

Contohnya; pelanggaran garis batas oleh Malaysia sangat kerap terjadi. Berdasarkan catatan TNI Angkatan Laut, sepanjang tahun 2007 terjadi 94 kali pelanggaran dan 38 kali pelanggaran pada tahun 2008.

Belum lagi upaya perebutan wilayah NKRI seperti kepulauan Sipadan dan Ligitan (saat ini sudah menjadi milik Malaysia karena keputusan Mahkamah Internasional) atau Blok Ambalat, dll.

Perundingan demi perundingan juga dilakukan, bahkan nota diplomatik juga banyak dilancarkan walau tidak ada satupun ditanggapi serius oleh Malaysia.

Perundingan Kinabalu yang diadakan tgl 6 September 2010 juga tidak melahirkan apa-apa. Kehandalan diplomasi politik Indonesia juga banyak dipertanyakan, karena Malaysia tetap tidak menanggapi secara serius perundingan tersebut.

AntaraNews menulisnya dengan tajuk perundingan yang sia-sia, Kompas.Com menuliskannya sebagai perundingan yang tidak menjanjikan. Atau Wakil Ketua DPR menyebutkan sebagai hasil perundingan yang lemah via Detik.Com

Berikut kutipan dari Direktur SMC Syahganda Nainggolan:

"Tak sepatah kata pun maaf dikemukakan Malaysia sebagai pihak yang sering mengganggu kedaulatan hukum sekaligus menohok harga diri bangsa Indonesia," kata Ketua Dewan Direktur SMC Syahganda Nainggolan, dalam e-mail dari Jakarta, Selasa (7/9), menanggapi perundingan RI-Malaysia yang menghasilkan "Joint Commission for Bilateral Cooperation (sumber Gatra.Com)

Ramainya berita tentang ribut-ribut dengan Malaysia belakangan ini, melahirkan banyak tulisan tentang perbandingan kekuatan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dan Tentera Diraja Malaysia. Sayangnya, menurut gw pribadi, banyak tulisan tersebut kurang memuaskan rasa ingin tahu karena kurang menjelaskan angka yang pasti mengenai kekuatan tempur RI versus Malaysia.

Mig-29N Fulcrum A Tentera Udara Diraja Malaysia (images: defencetalk.com)

Memang peta kekuatan tidak saja diukur dari angka kekuatan militer yang dimiliki, karena banyak faktor lain yang juga turut menentukan. Karena penasaran dan ingin tahu, browsing kesana-kemari, nggak sengaja gw nemu situs yang memetakan kekuatan angkatan udara negara-negara di dunia.

Jadi, langsung saja ya..

Berikut Kekuatan Angkatan Udara Malaysia

F/A-18D Hornet Tentera Udara Diraja Malaysia (images: defencetalk.com)

Organisation
1st Division

  • 2 Squadron Fokker F-28 Fellowship, Falcon 90, Global Express Subang AB
  • 3 Squadron S-61A4A Nuri Butterworth AB
  • 6 Squadron BAE Hawk 108/Hawk 208 Kuantan AB
  • 10 Squadron S-61A4A Nuri Kuala Lumpur AB
  • 12 Squadron Northrop F-5E, F-5F, RF-5E Butterworth AB
  • 15 Squadron BAE Hawk 108/Hawk 209, Aermacchi MB-339A Butterworth AB
  • 16 Squadron Beech 200T Subang AB
  • 17 Squadron MiG 29N/UB Kuantan AB
  • 18 Squadron Boeing F/A-18D Hornet Butterworth AB
  • 20 Squadron Lockheed C-130H Hercules, C-130H-MP, C-130T Subang AB
  • 21 Squadron CN-235-200M Subang AB

2nd Division

  • 5 Squadron S-61A4A Nuri Labuan AB
  • 7 Squadron S-61A4A Nuri Kuching AB
  • 14 Squadron Lockheed C-130H Hercules Labuan AB

Training Division

  • 1 FTC PC-7, PC-& Mk II, MD-360 Alor Setar AB
  • 2 FTC Alouette III Alor Setar AB
  • ILIT (Flight Instructor Training Institute) PC-7 MkII Alor Setar AB

Kekuatan Udara Tentera Udara Diraja Malaysia

Multi Role Fighter
18 Su-30MKM Flanker-C 2007 Russia
14 MiG-29N Fulcrum-A 1995 Russia
2 MiG-29NUB Fulcrum-B 1995 Russia
8 F/A-18D Hornet 1997 USA
8 F-5E Tiger II 1975 USA
3 F-5F Tiger II 1979 USA
18 Hawk Mk.208 1994 UK
Reconnaissance
2 RF-5E Tigereye 1982 USA
Communications Transport
11 Cessna 402B Utililiner 1975 USA
Transport
A-400M 2012 Germany
14 C-130H Hercules 1976 USA
6 C-130H-30 Hercules 1992 USA
2 C-130T Hercules 1999 USA
3 C-130MPHercules 1980 USA
1 L-100-30 Hercules 1996 USA
7 CN-235-220M 1997 Indonesia
1 Canadair Global Express 2000 Canada
1 Dassault Falcon 900B 1989 France
4 Beech 200 Super King Air 1994 USA
DHC-4A Caribou 1966 Canada
VIP Helicopter
2 AS-61NS Sea King 1990 Italy
2 S-70A Black Hawk 1997 USA
Helicopter
Mi-171Sh Hip-H 2006 Russia
30 S-61A-4 Nuri 1967 USA
8 SA-316 Alouette III 1963 France
1 A-109C Hirundo 1990 Italy
Bell 47G Sioux 1974 USA
Training
10 Hawk Mk.108 1994 UK
7 MB-339AM 1983 Italy
8 MB-339CD 2006 Italy
37 PC-7 Turbo-Trainer 1982 Switzerland
9 PC-7 MkII 2007 Switzerland
20 MD3-610 Datwyler, AeroTiga 1995 local
SAL Bulldog 102 1971 UK

Sumber: