Dalam even pameran kedirgantaraan dan Pertahanan ASIAN AEROSPACE 2006 di Singapura bulan Februari 2006 yang lalu, ada salah satu perlengkapan pasukan infantry yang diperkenalkan oleh salah satu Industri pertahanan Singapura STK (Singapore Technologies Kinetics), yang merupakan produk inovatif berupa granat lontar caliber 40mm dilengkapi dengan parasut dan kamera pengintai.

 060309-M-8112O-MGL14

Granat ini diberi nama SPARCS (Soldier Parachute Aerial Reconnaissance Camera System) atau disebut juga Camera round.  Granat ini dilengkapi dengan perangkat kamera mini pada proyektilnya dan illuminating sebagai pemberi cahaya, sehingga kamera dapat memberikan gambar pengintaian yang dapat diterima di layar monitor  yang ditempatkan pada pasukan yang menembakkan granat tersebut secara real-time melalui data link.

SPONSOR





Sarana illuminator berdasarkan parachute illuminating flare round dan kamera CMOS (complementary metal oxide silicon) serta RF data link nir-kabel.  Granat ini memiliki bobot 220 gram dengan panjang 134 mm.  Dapat ditembakkan dari pelontar granat standar caliber 40mm (seperti Colt M203, CIS 40GL, H&K 69, dan sejenisnya).  Granat dapat ditembakkan dengan ketinggian maksimum 492 kaki dengan jarak 160 meter.

Layar monitor dapat menggunakan layar saji computer jenis apa saja, dihubungkan dengan alat penerima nir-kabel, dengan bantuan piranti lunak yang khusus dikembangkan untuk SPARCS ini (kompatibel dengan berbagai jenis operating system).  Dengan demikian pasukan infantry dapat memonitor keberadaan pasukan musuh.  Redaksi/MAH.