wp-iconwordpressKarena WordPress 'dikuasai' oleh database (database driven software), otomatis performa blog kita juga ditentukan oleh bagaimana efisiennya database kita. Semakin besar databasenya, tentu saja semakin lambat (walau mungkin tidak begitu terasa bagi pengguna broadband) akses blog kita.

Nah, untuk membuatnya ringan dan cepat, ada beberapa tips dan trik untuk membuat database wordpress Anda jadi efisien dan mempercepat akses blog wordpress kita.

  1. Nyalakan fitur Plugin Akismet, yang menyaring pesan atau komentar spam yang masuk ke blog Anda. Fitur ini bisa dinyalakan dengan mengisi API Code dari WordPress.Com yang bisa Anda dapat setelah mendaftar disana (jika blog Anda di host lain). Jika telah dinyalakan, lakukan penghapusan spam (atau set secara otomatis misalnya sebulan sekali).
    Alternatif lain, gunakan plugin WP-Optimize untuk menghapus Spam di halaman Anda.
  2. Hapus themes (template) yang tidak digunakan.
    Walaupun tidak digunakan, themes yang tidak terpakai juga tercatat pada database WordPress Anda. Silahkan hapus themes yang tidak digunakan untuk memperingan database Anda.
  3. Hapus plugin yang tidak digunakan.
    Seperti saya yg sering mencoba-coba plugin, mungkin kita masih memiliki beberapa plugin yang pernah dicoba, tetapi tidak jadi digunakan. Nah, ketimbang membebani database, hapus saja plugin yang tidak terpakai tersebut.Kalau sudah pernah terinstall, table yang ada dalam database Anda tidak ikut terhapus hanya dengan mendelete plugin di server. Silahkan gunakan plugin clean-option untuk menghapusnya dari database. Hati-hati menggunakan plugin ini, pastikan Anda tahu field yang akan dihapus.

    SPONSOR





    Hapus Plugin WordPress

  4. Hapus gambar/images yang tidak terpakai
    Ketika kita mengupload gambar untuk blog kita, secara otomatis WordPress membuatkan beberapa back-up copy gambar-gambar tersebut dalam bentuk thumbnails, atau beberapa ukuran yang telah kita set pada WordPress Settings.Gunakan plugin DUI (Delete Unused Images) yang dapat secara otomatis mencari gambar-gambar yang tidak digunakan di blog Anda, dan langsung dapat dipilih untuk kemudian dihapus.

    Delete Unused Images

  5. Optimisasi Database Anda
    Ketika kita men-edit, menambah, atau menghapus, dll. WordPress meninggalkan beberapa karakter kosong atau sisa-sisa pendataan. Rampingkan, atau optimisasi database Anda melalui control panel database PhpMyadmin Anda.Jika Anda kurang familiar dengan PhpMyadmin, silahkan gunakan plugin WP-DBManager untuk dapat mengoptimisasi via WordPress.
  6. Hapus Deadlink
    Jika Blog Anda banyak berisi links ke situs lain, tentu saja tidak memberatkan jika links-nya masih hidup. Nah, jika links tersebut sudah mati (deadlink), sebaiknya ikut hapus juga dari database Anda.Untuk mengeceknya, gunakan plugin Broken-Link-Checker yang dapat memeriksa, sekaligus menghapus deadlink dari halaman Anda.

    broken-link-checker

  7. Matikan Fitur Off/Delete Post Revision
    Ketika kita melakukan sebuah revisi atau perubahan, WordPress mencatat revisi tersebut dimana revisi tersebut nyaris tidak ada gunanya untuk pengunjung blog kita. Untuk itu, ketimbang proses revisi ini membebani database kita, matikan saja fitur tersebut dengan meng-edit file wp_config.php dan menambahkan baris ini:
    define('WP_POST_REVISIONS', false);

    Hal ini dapat menghapus revisi-revisi yang Anda buat setelah code tersebut ditambahkan pada wp_config.php Untuk menghapus revisi-revisi yang telah lalu, gunakan plugin Delete Revision yang dapat menghapus revisi lampau dari database Anda.

WordPress Books

Your AKIAJWXHPEHBSPSAM7OQ is not registered as an Amazon Associate. Please register as an associate at https://affiliate-program.amazon.com/assoc_credentials/home.